Menjadi LGBT+ Di Kota Kecil
Fujiya Ami mengidentifikasi dirinya seorang LGBT+ yang tidak ingin dikategorikan sebagai laki-laki atau perempuan. Setelah bekerja di Tokyo sebagai seorang "perempuan," Fujiya mengaku tidak bisa terus-menerus menyembunyikan jati diri yang sesungguhnya dan pindah ke komunitas kecil di Jepang barat. Ia memilih untuk menghadapi orang-orang berdasarkan kepribadian ketimbang jenis kelamin. Fujiya mencari cara untuk hidup di perdesaan yang masih memegang kuat tradisi identitas jenis kelamin.
Fujiya Ami memutuskan pindah ke Provinsi Shimane setelah melihat lowongan pekerjaan di internet.
Fujiya bekerja sebagai pegawai di balai kota. Sedikit demi sedikit ia mulai mengungkap identitasnya sebagai LGBT kepada rekan-rekan kerja dan atasannya.
Fujiya sangat aktif dalam kegiatan komunitas dan diterima oleh masyarakat setempat. Namun, terkadang sulit bagi sejumlah warga untuk memahami Fujiya sebagai minoritas seksual, LGBT.