Memopulerkan Gamelan Mulut di Jepang
Jenis gamelan terbaru telah muncul. Gamelan ini tidak lagi menggunakan perangkat instrumen tradisional yang banyak dan beragam, tetapi menggunakan keahlian mulut dalam meniru bunyi-bunyian instrumen gamelan dan sebuah "loop station". Jenis gamelan ini hadir di Jepang pada akhir November hingga awal Desember dan mendapat sambutan yang antusias.
I Made Agus Wardana atau Pak Ciaaattt dan kelompok gamelan Mametangan saat pementasan gamelan mulut pada 3 Desember di Tokyo.
Pak Ciaaattt bersama Yoshida Yukako, peneliti seni Bali, saat menjelaskan tentang gamelan mulut kepada para penonton di Tokyo.
Pak Ciaaattt menari kecak bersama peserta lokakarya gamelan mulut di Universitas Kajian Asing Tokyo (TUFS).
Sejumlah peserta lokakarya menari menggunakan aneka topeng diiringi gamelan mulut.