Menjalin Persahabatan Melalui Isyarat
Lima pelajar SLB Cicendo Bandung, Jawa Barat, pada akhir Juni lalu mengunjungi sesama pelajar tuli di sebuah sekolah di Gifu, Jepang tengah. Melalui bahasa isyarat, mereka menjalin persahabatan dengan bertukar cerita tentang aktivitas sehari-hari dan kegiatan belajar di masing-masing sekolah.

Dalam kesempatan ini, alat musik angklung juga digunakan sebagai metode pembelajaran seni musik bagi penyandang disabilitas di Jepang. Jalinan persahabatan para pelajar tuli dari Jepang dan Indonesia ini bisa Anda ikuti dalam Halo dari Tokyo pekan ini.
Pelajar dan guru SLB Negeri Cicendo menunjukkan kanji nama setiap pelajar Indonesia yang ditulis oleh pelajar Jepang.
Selain bahasa isyarat, mesin penerjemah digunakan untuk memudahkan proses komunikasi antara pelajar Indonesia dan Jepang.
Bermain kendama sebagai bagian dari pertukaran budaya.
Para pelajar dari kedua negara memainkan angklung dalam pendidikan seni musik bagi penyandang disabilitas.