Observatorium Nasional Timau: Penjelajah Alam Semesta Baru dari Indonesia
Indonesia akan memiliki observatorium baru yang dilengkapi dengan teleskop optik inframerah dekat terbesar di Asia Tenggara. Menariknya, teleskop 3,8 meter ini merupakan kembaran dari teleskop Seimei di Observatorium Okayama milik Universitas Kyoto.

Kami akan menyingkap rahasia alam semesta bersama Observatorium Nasional Timau dalam Halo dari Tokyo pekan ini. Selain itu, kami juga akan menjawab berbagai pertanyaan seputar Jepang, membaca surel dan komentar Facebook, serta memutarkan lagu pilihan.
Observatorium Nasional Timau dibangun di Gunung Timau, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Fasilitas pengamatan antariksa ini memiliki keunggulan dalam mengawasi langit utara dan selatan karena terletak di daerah khatulistiwa.
Dr. Emanuel Sungging Mumpuni, Kepala Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dengan latar Gunung Timau yang memiliki ketinggian 1.300 mdpl.
Dr. Kurita Mikio, perancang teleskop Seimei dari Universitas Kyoto.
Teleskop Seimei 3,8 meter di Observatorium Okayama, salah satu teleskop optik terbesar di Asia Timur.