04m54d

Belajar Bahasa Jepang dari Berita "Mempertimbangkan agar Rumah Sakit Tidak Penuh oleh Influenza dan COVID-19".

Belajar Bahasa Jepang Dari Berita

Disiarkan pada 7 November 2022 Tersedia hingga 30 Oktober 2023

Dalam programa ini kita mempelajari bahasa Jepang dari berita berbahasa Jepang sederhana.

Berita utama kali ini adalah "Mempertimbangkan agar Rumah Sakit Tidak Penuh oleh Influenza dan COVID-19" yang diunggah di situs NEWS WEB EASY pada 7 Oktober 2022.

Kata kunci yang dibahas termasuk「発熱外来 (はつねつがいらい) hatsunetsu-gairai」'klinik demam' dan「ワクチン (わくちん) wakuchin」'vaksin'.

photo

[Transkripsi]

"Mempertimbangkan Agar Rumah Sakit Tidak Penuh Oleh Influenza Dan COVID-19"
インフルエンザと新型(しんがた)コロナで病院(びょういん)が混(こ)まないように考(かんが)える

Berjumpa lagi dalam "Belajar Bahasa Jepang Dari Berita". Saya Aji Rokhadi.

Dan saya Mieke Velma. Ikutilah kami dalam mempelajari bahasa Jepang dan juga mengenai negara ini dari berita berbahasa Jepang sederhana.
Berita utama kali ini adalah

インフルエンザと新型(しんがた)コロナで病院(びょういん)が混(こ)まないように考(かんが)える

"Mempertimbangkan Agar Rumah Sakit Tidak Penuh Oleh Influenza Dan COVID-19".
Berita ini diunggah ke situs NEWS WEB EASY pada 7 Oktober.

Kini mari kita bahas sejumlah kata kunci yang akan membantu pemahaman.

発熱外来(はつねつがいらい)
klinik demam

抗原検査(こうげんけんさ)
tes antigen

ワクチン
vaksin

Mari mengingat kata-kata ini sambil menyimak penuh beritanya.

「厚生労働省(こうせいろうどうしょう)は、これから新型(しんがた)コロナウイルスとインフルエンザがうつる人(ひと)が同(おな)じときに増(ふ)えることを心配(しんぱい)しています。このため、新型(しんがた)コロナの人(ひと)が行(い)く病院(びょういん)の「発熱外来(はつねつがいらい)」が混(こ)まないようにする方法(ほうほう)を考(かんが)えています。
お年寄(としよ)りなど、病気(びょうき)がひどくなる危険(きけん)が高(たか)い人(ひと)には、「発熱外来(はつねつがいらい)」に行(い)くように言(い)います。
しかし、それ以外(いがい)の人(ひと)には熱(ねつ)が高(たか)くなった場合(ばあい)、病院(びょういん)に行(い)く前(まえ)に自分(じぶん)で新型(しんがた)コロナの抗原検査(こうげんけんさ)をしてほしいと言(い)います。新型(しんがた)コロナがうつっていなかった場合(ばあい)は、電話(でんわ)やオンラインで医者(いしゃ)に相談(そうだん)するように言(い)います。
そして、新型(しんがた)コロナとインフルエンザのワクチンを両方注射(りょうほうちゅうしゃ)してもらいたいと考(かんが)えています。」

Karena para pakar khawatir dapat terjadi wabah bersamaan dari virus korona serta influenza pada musim dingin ini, Kementerian Kesehatan telah memikirkan langkah-langkah untuk mengurangi beban institusi medis.
Kementerian juga menyerukan masyarakat agar mendapatkan vaksinasi, baik terhadap virus korona maupun influenza.

Sekarang kita bahas sejumlah kalimat dari berita itu yang mengandung ungkapan dan kata kunci berguna. Kita mulai dari kalimat berikut.

お年寄(としよ)りなど、病気(びょうき)がひどくなる危険(きけん)が高(たか)い人(ひと)には、「発熱外来(はつねつがいらい)」に行(い)くように言(い)います。

"Orang lanjut usia dan orang berisiko tinggi jatuh sakit disarankan pergi ke klinik demam".

発熱外来(はつねつがいらい)telah menjadi istilah umum saat pandemi. Istilah ini merujuk pada unit dari rumah sakit atau klinik yang bisa mendiagnosis dan mengobati orang bergejala demam.

Saat terjadi wabah penyakit menular seperti COVID-19, kalau ada orang yang kemungkinan tertular wabah dalam ruangan yang sama, wabah itu mungkin akan menyebar. Karena demam merupakan salah satu gejala COVID-19, unit klinik demam disiapkan guna memisahkan orang-orang yang diduga tertular dari pasien lainnya.

Unit ini disebut dengan 発熱外来(はつねつがいらい).

外来(がいらい)berarti "pasien rawat jalan", tanpa harus dirawat inap di rumah sakit.

発熱(はつねつ)artinya "mengalami demam". Di Jepang, biasanya demam didefinisikan dengan suhu tubuh 37,5 derajat Celsius ke atas. Meskipun demikian, temperatur tubuh yang normal bisa bervariasi pada tiap orang. Kalau Anda merasa mengalami suhu yang tidak biasanya tinggi, Anda bisa dikatakan mengalami demam.

Kata lain yang baik diketahui adalah 平熱(へいねつ), yang berarti "temperatur normal tubuh".

Berikutnya, frasa ように言(い)います digunakan untuk menyampaikan saran atau permintaan secara tidak langsung.

Berita kali ini melaporkan tentang panduan terbaru dari pemerintah. Kalau Kementerian Kesehatan membuat permintaan langsung kepada masyarakat, stafnya akan mengatakan 発熱外来(はつねつがいらい)に行(い)ってください, yang artinya "Mohon pergi ke klinik demam." Namun, karena informasi ini disampaikan kepada kita melalui pihak ketiga, maka kalimatnya adalah 発熱外来(はつねつがいらい)に行(い)くように言(い)います, "Menyarankan pergi pergi ke klinik demam".

Berita tersebut juga memuat frasa 医者(いしゃ)に相談(そうだん)するように言(い)います, yang berarti "Menyarankan berkonsultasi ke dokter." Kalau Kementerian Kesehatan meminta langsung kepada masyarakat, stafnya akan mengatakan 医者(いしゃ)に相談(そうだん)してください, "Mohon berkonsultasi dengan dokter".

Kini kita bahas kalimat berikutnya.

新型(しんがた)コロナとインフルエンザのワクチンを両方注射(りょうほうちゅうしゃ)してもらいたいと考(かんが)えています。

"Ingin orang-orang mendapatkan baik vaksin COVID-19 maupun influenza".

Sistem penulisan bahasa Jepang terdiri dari kanji, hiragana, dan katakana. Dari ketiganya, katakana digunakan untuk menulis pengucapan kata-kata yang berasal dari bahasa asing.

Namun, beberapa kata dalam bahasa Inggris yang ditulis dalam katakana akan terdengar berbeda. ワクチン, yang berasal dari kata "vaccine" dalam bahasa Inggris merupakan salah satu contohnya. Pada saat awal kata itu diperkenalkan ke Jepang, belum ada karakter katakana yang bisa mewakili bunyi "va". Jadi digunakan pilihan terdekat, yaitu ワ.

Saat kata "virus" dalam bahasa Inggris diperkenalkan ke Jepang, belum ada karakter katakana untuk bunyi "vi". Maka itu, "virus" menjadi ウイルス.

Sekian untuk kali ini.

Ikutilah episode selanjutnya.

Sinopsis Programa