audio
Presiden Universitas Kyoto Seika: Universitas Membina Pertukaran Dan Keberagaman
Rumah Kedua
13m06d

Disiarkan pada 10 November 2020
Tersedia hingga 10 November 2021

Kami hadirkan Oussouby Sacko, presiden universitas pertama di Jepang yang berasal dari Afrika. Ia mendedikasikan diri untuk membina pertukaran antara mahasiswa Jepang dan asing. Berkat upayanya tersebut, jumlah mahasiswa asing mengalami peningkatan. Namun, pandemi mempersulit sasarannya untuk mewujudkan sebuah universitas yang terbuka bagi keberagaman. (Programa ini pernah disiarkan pada 27 Oktober 2020).

photo Pada 2018, Oussouby Sacko yang lahir di Mali, berhasil terpilih sebagai presiden universitas setelah bersaing dengan dua profesor Jepang. photo Sacko datang ke Jepang pada 1991. Ia mengejar gelar master di Universitas Kyoto dengan meneliti desain tata ruang yang mendorong orang-orang untuk berinteraksi. photo Sacko meyakini bahwa penting untuk melakukan pembelajaran dengan pengalaman langsung. Hal itu dipelajarinya melalui interaksi bersama para mahasiswa.