audio
Mantel Pelapis Baju Zirah: Wol Merah dengan Celurit Bersilang (Jin-baori Shojo-hi Rashaji Chigai-kamamon)
Pesona Mahakarya Jepang
14m11d

Disiarkan pada 3 Desember 2015
Tersedia hingga 31 Maret 2029

Banyak peperangan yang terjadi di seluruh Jepang mulai dari paruh kedua abad ke-15 hingga abad ke-17. Para samurai dari masa itu bersaing satu sama lain untuk mengenakan perlengkapan-perlengkapan khas yang akan membuat mereka menonjol di medan perang. Terutama bagi para jenderal, mereka mengenakan jinbaori atau mantel perang yang menyolok, agar dapat terlihat. Mantel perang merah yang diulas dalam program ini punya hiasan celurit bersilang di punggungnya. Di bagian depan, desain gerbang kuil mengirimkan permohonan pribadi para samurai untuk mendapatkan perlindungan dewa-dewa. Kain wol Eropa tersebut diwarnai dengan teknik celup menggunakan pewarna yang mahal dan mungkin berasal dari perdagangan dengan orang-orang Portugis. Penggunaan kain yang mahal juga merupakan pernyataan kekuasaan. Kami mengulas segi estetika para samurai di medan perang dari era peperangan yang ganas tersebut.

photo