Sekjen PBB Serukan Perpanjangan Kesepakatan Biji-Bijian

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan agar kesepakatan ekspor biji-bijian melewati Laut Hitam diperpanjang.

Guterres mengunjungi Kyiv untuk ketiga kalinya sejak perang mulai terjadi. Pada Rabu (08/03/2023), ia mengatakan para pejabat PBB akan berupaya mengurangi dampak konflik tersebut. Ia dan Zelenskyy sepakat bahwa memperbarui kesepakatan biji-bijian merupakan hal yang sangat penting.

Guterres mengatakan kesepakatan tersebut berkontribusi dalam menurunkan biaya pangan global dan memberikan bantuan yang sangat penting kepada orang-orang yang juga menanggung dampak perang ini.

Juru runding dari PBB dan Turki memediasi Inisiatif Biji-Bijian Laut Hitam pada Juli tahun lalu. Kesepakatan itu membebaskan hingga 23 juta ton biji-bijian dari pelabuhan-pelabuhan di Ukraina. Pengiriman tersebut, beserta makanan dan pupuk lainnya dari Rusia, telah membantu menstabilkan harga global.

Pihak-pihak terkait memperpanjang kesepakatan itu pada November lalu dan akan kembali melakukan perpanjangan pada 18 Maret jika tidak ada yang berkeberatan. Namun, para pejabat Rusia mengatakan sanksi Barat atas pembayaran, logistik, dan asuransi menjadi penghambat.