IOC: 80% Atlet Dan Pelatih Akan Divaksinasi

Komite Olimpiade Internasional (IOC) menyatakan bahwa sekitar 80 persen atlet dan pelatih yang ikut serta dalam Olimpiade Tokyo akan mendapatkan vaksinasi sebelum pembukaan ajang olahraga tersebut.

Pengumuman ini disampaikan pada Rabu (09/06/2021), hari kedua pertemuan dewan IOC yang diadakan daring. Dalam pertemuan itu, komite penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo menyampaikan penjelasan mengenai progres persiapan ajang olahraga tersebut yang akan diadakan kurang dari 50 hari lagi.

Direktur Eksekutif IOC, Christophe Dubi, dalam konferensi pers pada Rabu mengatakan bahwa angka itu didasarkan pada survei komite Olimpiade dari negara dan kawasan yang akan ikut serta.

Dalam pertemuan itu juga dilaporkan bahwa sekitar 8.500, atau 76 persen dari atlet, telah lolos kualifikasi Olimpiade. Sisanya akan dipilih berdasarkan peringkat dan hasil akhir kualifikasi.

Edisi final dari panduan ajang olahraga ini, atau “Tokyo 2020 Playbooks”, dijadwalkan akan dirilis pekan depan.

Dubi mengatakan bahwa sebagai prasyarat, seluruh wartawan dan ofisial terkait akan diharuskan menjalani karantina selama 14 hari setelah masuk ke Jepang. Ia menekankan bahwa terlepas dari apakah mereka telah divaksinasi atau tidak, masa karantina 14 hari akan tetap diberlakukan tanpa pengecualian.