Jepang Targetkan Vaksinasi Rampung Sebelum November

Pemerintah Jepang kini menargetkan untuk memberikan vaksinasi kepada orang-orang yang ingin divaksin selambatnya bulan Oktober atau November.

Perdana Menteri Suga Yoshihide menyampaikan komentar tersebut di Parlemen pada Rabu (09/06/2021).

Ia mengatakan bahwa pada bulan Oktober atau November, pemerintah ingin merampungkan vaksinasi bagi semua orang yang membutuhkan atau yang ingin divaksin. Suga menambahkan akan memimpin sendiri segala upaya untuk menjalankan vaksinasi dan membendung penyebaran penularan virus korona.

Jepang memulai penyuntikan vaksin untuk tenaga kesehatan pada Februari lalu, kemudian memperluas target vaksinasi ke para lansia.

Kantor-kantor serta universitas juga akan membantu mempercepat vaksinasi dan diperbolehkan memberikan suntikan vaksin kepada para karyawan dan mahasiswanya mulai 21 Juni.

Sejauh ini, sekitar sepuluh persen populasi Jepang telah mendapatkan setidaknya satu dosis vaksin.

PM Suga dan para pemimpin partai oposisi juga membahas Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo yang akan datang. Ia ditanyai mengenai apakah ajang olahraga tersebut bisa digelar dengan aman.

Ketua Partai Demokratik Konstitusional Edano Yukio mengatakan bahwa Suga menyampaikan akan melindungi jiwa serta kesehatan rakyat Jepang sambil tetap menggelar Olimpiade. Edano menanyakan apakah itu berarti bahwa menggelar ajang olahraga tersebut tidak akan memicu penularan di Jepang yang dapat mengancam jiwa dan kesehatan masyarakat.

Suga menjawab dengan mengatakan bahwa pemerintah Jepang perlu mengambil langkah pencegahan penularan yang menyeluruh serta pengawasan perbatasan yang lebih ketat untuk memastikan keamanan dan keselamatan. Ia menambahkan bahwa dengan menggelar ajang olahraga tersebut, pemerintah Jepang ingin menunjukkan dunia bisa bersatu memerangi virus korona dan mengatasi tantangan berat ini.

Sementara itu, Presiden Partai Demokratik untuk Rakyat Tamaki Yuichiro menanyakan kemungkinan untuk menerapkan sistem paspor vaksin atau sertifikat digital yang menunjukkan hasil tes negatif. Suga menjawab bahwa pemerintah tengah mempertimbangkan hal itu.

Olimpiade akan dimulai pada 23 Juli dan Paralimpiade akan berlangsung mulai 24 Agustus.