Wartawan Myanmar Diberikan Suaka

Sebuah badan penyiaran Myanmar yang kritis terhadap militer negara itu menyatakan bahwa lima orang, termasuk tiga wartawannya, yang didakwa atas tuduhan masuk secara ilegal ke Thailand, mendapat suaka di negara ketiga.

Democratic Voice of Burma (DVB) mengeluarkan pengumuman itu, Senin (07/06/2021).

Kelima orang tersebut ditahan di Chiang Mai, Thailand utara, pada 9 Mei. Mereka dijatuhi hukuman tujuh bulan penjara dengan satu tahun masa percobaan.

DVB terus mendesak pemerintah Thailand agar tidak mendeportasi kelima orang itu ke Myanmar karena nyawa mereka akan terancam.

Direktur Eksekutif serta Editor Kepala DVB, Aye Chan Naing, dalam sebuah pernyataan menyampaikan terima kasih kepada rakyat Thailand dan dunia karena telah menjamin keselamatan kelima orang tersebut. Ia tidak mengungkap secara spesifik negara yang memberikan suaka kepada mereka.

Sebuah organisasi jurnalis Asia Tenggara menyatakan bahwa 87 wartawan telah ditahan, termasuk mereka yang kemudian dibebaskan.