PDB Jepang Periode Januari-Maret Direvisi Naik

Para pejabat pemerintah Jepang menyatakan bahwa perekonomian negara untuk kuartal pertama tahun ini mengalami penyusutan yang lebih kecil dari yang diperkirakan sebelumnya.

Kantor Kabinet mengungkapkan bahwa PDB tahunan Jepang saat ini menyusut sebesar 3,9 persen dalam nilai riil untuk periode Januari hingga Maret dibandingkan kuartal sebelumnya.

Angka pendahuluan yang dikeluarkan bulan lalu adalah minus 5,1 persen. Ini adalah penurunan pertama dalam tiga kuartal terakhir. Perekonomian Jepang mengalami pukulan akibat status keadaan darurat yang diberlakukan awal Januari.

Belanja konsumen menyumbang lebih dari setengah PDB Jepang. Angkanya sedikit direvisi turun menjadi menjadi minus 1,5 persen dari minus 1,4 persen. Bisnis restoran dan hotel khususnya lemah.

Investasi perusahaan direvisi naik menjadi minus 1,2 persen, sedikit membaik dari perkiraan sebelumnya minus 1,4 persen.

Banyak analis juga pesimistis mengenai kuartal April hingga Juni yang tengah berjalan. Langkah-langkah untuk membendung virus korona serta lambatnya program vaksinasi menghambat pemulihan penuh ekonomi.