Latihan Bagi Sistem Keamanan Olimpiade Tokyo

Panitia Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo telah melakukan latihan guna memeriksa operasi sistem pemantau keamanan di tempat-tempat ajang bagi acara tersebut.

Komite Penyelenggara Tokyo berencana untuk mendirikan pusat keamanan bagi masing-masing 48 tempat ajang, termasuk kampung atlet. Sekitar 8.000 kamera keamanan dan 2.500 sensor akan dipasang di dalam dan sekitar tempat-tempat itu.

Uji coba tersebut dilakukan di salah satu tempat ajang di Tokyo, Senin (07/06/2021), berdasarkan asumsi bahwa seseorang yang mencurigakan melakukan pelanggaran keamanan dengan memanjat pagar.

Ketika sensor yang dipasang di pagar terpicu, orang-orang yang ikut serta dalam uji coba tersebut mengonfirmasi keberadaan sosok orang yang mencurigakan menggunakan kamera terdekat. Seseorang di pusat itu menghubungi kepolisian untuk mendapatkan bantuan dan petugas keamanan dikerahkan ke tempat itu guna menahan sosok mencurigakan tersebut.

Komite Penyelenggara Tokyo mengatakan pihaknya telah melakukan latihan menggunakan sistem keamanan itu sejak 2019. Sekitar 10 personel dijadwalkan untuk mengoperasikan sistem tersebut 24 jam sehari ketika Olimpiade dan Paralimpiade berlangsung.