ILO: Lapangan Kerja Global Tidak Akan Pulih Sampai 2023

Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) memperkirakan pertumbuhan lapangan kerja global tidak akan cukup menutupi kerugian yang diakibatkan oleh pandemi virus korona sampai setidaknya 2023.

Badan PBB itu pada Rabu (02/06/2021) merilis laporan Tren Ketenagakerjaan dan Sosial Dunia Tahun 2021.

Laporan itu memperkirakan terjadinya pengangguran bagi 220 juta pekerja penuh waktu untuk tahun 2021, dan 205 juta pada 2022, di tengah tanda-tanda pemulihan ekonomi. Namun, kedua angka ini lebih tinggi dibandingkan 187 juta pada tahun 2019.

Laporan itu juga mengungkapkan bahwa turunnya pengangguran ke tingkat sebelum pandemi mungkin belum akan tercapai setidaknya hingga tahun 2023.

Eropa, Asia Tengah, Latin Amerika, dan Kepulauan Karibia termasuk di antara kawasan yang paling parah terdampak.

Dalam sebuah wawancara dengan NHK, Direktur Jenderal ILO Guy Ryder mengatakan bahwa pelaksanaan program vaksinasi merupakan pemicu paling kuat pemulihan kegiatan ekonomi, dan vaksinasi tidak terdistribusi secara rata. Ia menambahkan bahwa hal itu adalah salah satu faktor yang membuat ketimpangan yang telah ada menjadi semakin parah.

Guy Ryder meminta negara-negara maju untuk mendukung distribusi vaksin yang adil ke seluruh dunia.