Produsen Otomotif Jepang Hentikan Produksi Di Malaysia

Produsen otomotif Jepang dipaksa untuk menangguhkan produksi dan penjualan di Malaysia karena karantina wilayah akibat virus korona di negara di Asia Tenggara tersebut.

Sebagian besar industri tutup hingga 14 Juni. Pabrik otomotif diizinkan untuk tetap beroperasi, tetapi dengan jumlah pekerja hanya 10 persen atau kurang.

Toyota menangguhkan operasinya sejak Selasa (01/06/2021). Fasilitas perusahaan itu di Malaysia memproduksi sekitar 50.000 kendaraan angkutan dan komersial setiap tahun.

Dampaknya juga dialami Daihatsu yang mengoperasikan perusahaan patungan dengan perusahaan lokal untuk memproduksi lebih dari 200.000 unit per tahun.

Produksi otomotif menghadapi gangguan di negara lain di kawasan tersebut, termasuk India. Dampak bisnis sangat terasa di Asia, yang merupakan pusat utama produsen mobil Jepang.