Jepang Setujui Strategi Pengembangan Vaksin Dalam Negeri

Jepang telah menyetujui strategi jangka panjang guna menyusul Amerika Serikat (AS) dan Eropa dalam pengembangan dan produksi vaksin.

Pandemi yang tengah terjadi menyoroti perlunya negara ini untuk memperkuat kemampuannya mengembangkan vaksin dalam negeri.

Strategi tersebut disetujui oleh Kabinet pada Selasa (01/06/2021). Isinya menyerukan pembentukan pusat riset dan pengembangan tingkat tinggi untuk penelitian canggih, serta skema pemerintah guna secara strategis mendistribusikan dana.

Jaringan bagi studi klinis akan diperluas di Asia agar uji klinis skala besar dapat dilakukan dengan lancar di kawasan tersebut.

Pemerintah juga akan mempertimbangkan pembelian vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan swasta apabila terjadi wabah penyakit menular yang baru.

Menjelang pertemuan Kabinet, Perdana Menteri Suga Yoshihide menyampaikan kepada panel kesehatan bahwa ia menginginkan semua menteri terkait bekerja sama di bawah strategi tersebut agar Jepang dapat merespons berbagai penyakit menular dengan tegas, termasuk COVID-19.