Jepang Izinkan Vaksin Pfizer Bagi Anak 12-15 Tahun

Kementerian Kesehatan Jepang telah memutuskan untuk meluaskan penggunaan vaksin virus korona perusahaan farmasi Amerika Serikat (AS), Pfizer, dalam program vaksinasinya agar mencakup anak-anak berusia 12 hingga 15 tahun.

Vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech, merupakan salah satu dari vaksin yang tengah digunakan oleh kementerian dalam program vaksinasinya.

Para pengembang vaksin tersebut mengatakan pihaknya mengonfirmasi efektivitas dan keamanannya bagi orang-orang berusia 12 hingga 15 tahun dalam uji klinis di AS.

Setelah mendapatkan datanya, kementerian pada pekan lalu memutuskan untuk menurunkan batas usia untuk program vaksinasi publik. Panel penasihat pemerintah menyetujui rencana tersebut pada Senin (31/05/2021).

Persetujuan orang tua diperlukan bagi remaja berusia 12 hingga 15 tahun yang akan menerima vaksinasi. Kementerian Kesehatan Jepang berencana untuk memberitahu pemerintah daerah mengenai keputusan itu dalam waktu dekat.

Partisipan dalam pertemuan panel, Rabu (26/05/2021), membahas apakah mereka seharusnya mengadakan vaksinasi bersama bagi pelajar SMP dan SMA di sekolah-sekolah.

Seorang pejabat Kementerian Kesehatan Jepang menyampaikan dalam pertemuan itu bahwa pihaknya akan dengan hati-hati mempertimbangkan kemungkinan vaksinasi berkelompok. Ia juga menyebut kekhawatiran tekanan teman sebaya yang dapat berdampak pada keputusan untuk menerima vaksinasi.