Jepang Ketatkan Aturan Masuk Dari Vietnam, Malaysia

Pemerintah Jepang berencana menerapkan periode karantina mandiri enam hari bagi orang-orang yang datang dari Vietnam dan Malaysia.

Langkah tersebut diambil setelah otoritas Vietnam melaporkan penemuan varian baru dengan karakteristik varian India dan varian Inggris. Hal itu juga dilakukan menyusul peningkatan pesat kasus varian virus korona di Malaysia.

Pemerintah Jepang berencana meminta orang-orang yang datang dari dua negara itu untuk tinggal di akomodasi yang disediakan pemerintah.

Kedatangan dari India dan lima negara lainnya telah diharuskan untuk tinggal di akomodasi seperti itu untuk 10 hari pertama dari periode karantina dua pekan, menyusul penyebaran varian India di negara-negara itu.

Jepang juga berencana memasukkan kedatangan dari Afganistan ke daftar negara yang dikenakan karantina 10 hari pada akomodasi seperti itu. Hal serupa tengah direncanakan bagi kedatangan dari Thailand dan sejumlah wilayah Amerika Serikat (AS) untuk tiga hari.

Orang-orang itu diharuskan menjalani tes virus secara teratur selama berada di akomodasi tersebut. Jika hasil tesnya negatif, mereka dapat melakukan karantina mandiri di rumah atau tempat lainnya.

Pemerintah berencana menerapkan langkah-langkah tersebut mulai Jumat (04/06/2021).