Provinsi Shiga Luncurkan Layanan Konsultasi Bagi Orang Asing

Saat ini, vaksinasi COVID-19 tengah dilakukan di Jepang. Provinsi Shiga telah meluncurkan sebuah layanan konsultasi khusus untuk menyediakan dukungan bagi penduduk asing.

Para perawat dan staf lain akan bersama-sama memberikan bantuan dan saran selama 24 jam dalam 12 bahasa asing, termasuk Indonesia.

Sistem itu merupakan perkembangan dari pelayanan yang diluncurkan bagi penduduk orang Jepang di provinsi itu pada Maret tahun ini untuk membantu orang-orang yang mengalami efek samping dari vaksin.

Para penduduk dapat menghubungi layanan itu selama 24 jam melalui telepon, fax, atau surat elektronik.

Total dari 7.711 pertanyaan telah diterima hingga tanggal 23 Mei. Menurut provinsi itu, lebih dari 33.000 penduduk asing tinggal di Shiga hingga akhir tahun lalu.

Sistem bantuan selama 24 jam itu telah diperluas hingga mencakup bahasa asing juga kesiapan untuk menerima lebih banyak pertanyaan dari penduduk asing seiring dengan program vaksinasi yang diperluas untuk memasukkan orang-orang dari berbagai usia.

Sebanyak 12 bahasa asing juga tersedia termasuk Inggris dan Indonesia. Penerjemah medis yang disiapkan oleh provinsi tersebut akan menjawab sejumlah pertanyaan secara langsung.

Pemerintah Provinsi Shiga mengatakan memahami bahwa orang-orang khawatir mengenai program vaksinasi dan ingin agar mereka tidak segan untuk berkonsultasi melalui layanan itu guna menenangkan pikiran mereka.