Netanyahu Mungkin Kehilangan Kekuasaan

Pemimpin partai oposisi sayap kanan Israel mengumumkan akan berupaya membentuk koalisi dengan partai oposisi terbesar di negara tersebut. Jika kesepakatan ini tercapai, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan digulingkan setelah berkuasa sejak 2009.

Negosiasi untuk membentuk koalisi menemui jalan buntu sejak pemilu digelar pada Maret lalu. Pemilu tersebut merupakan pemilu keempat Israel dalam dua tahun.

Partai Likud sayap kanan Netanyahu memenangkan sejumlah besar kursi. Namun, ia gagal membentuk koalisi pemerintahan baru sebelum tenggat waktu. Yair Lapid adalah pemimpin partai oposisi terbesar berhaluan moderat, Yesh Atid. Ia kini tengah dalam proses untuk membentuk kabinet.

Naftali Bennet adalah pemimpin partai sayap kanan Yamina. Pada Minggu (30/05/2021) ia mengumumkan tengah berupaya mencapai kesepakatan untuk membentuk koalisi dengan Yesh Atid.

Partai oposisi lainnya telah sepakat untuk membentuk koalisi. Tenggat waktu untuk membentuk kabinet adalah Rabu (02/06/2021).

Netanyahu mengecam keras Bennet. Ia menuduh Bennet melakukan “penipuan abad ini” mengacu pada pengumuman yang dibuat Bennet di masa lalu. Saat itu Bennet secara terbuka berjanji tidak akan bergabung dengan Lapid.