Jepang Izinkan Warga Myanmar Perpanjang Masa Tinggal

Otoritas imigrasi Jepang memutuskan untuk mengizinkan warga Myanmar memperpanjang masa tinggal mereka di Jepang hingga satu tahun sebagai tanggapan atas pemberantasan oleh militer yang tengah berlangsung di negara Asia Tenggara tersebut.

Badan Layanan Imigrasi Jepang menyusun kebijakan darurat bagi orang-orang dari Myanmar yang ingin terus tinggal di Jepang meskipun visa mereka telah habis masa berlakunya.

Berdasarkan kebijakan ini, sekitar 35.000 warga Myanmar yang kini tinggal di Jepang akan dapat tinggal selama enam bulan hingga satu tahun lagi. Mereka juga bisa mendapatkan izin bekerja. Badan itu mengatakan langkah ini mulai berlaku tanggal 28 Mei. Masa tinggal dapat diperpanjang jika situasi di Myanmar tidak membaik.

Prioritas akan diberikan pada memroses aplikasi suaka. Dalam kasus-kasus dengan status pengungsi tidak bisa diberikan, status tinggal akan diberikan.

Badan itu juga mengatakan status tinggal dua diplomat di kedutaan Myanmar di Tokyo masih berlaku. Kedutaan Myanmar sebelumnya mengatakan kepada pemerintah Jepang bahwa pihaknya telah mencabut paspor keduanya.