Taiwan Tuduh Beijing Halangi Transaksi Vaksin

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen menuduh Beijing menghalangi kesepakatan dengan produsen vaksin virus korona dari Jerman. Taiwan berupaya mempercepat vaksinasi di tengah lonjakan kasus baru-baru ini.

Tsai menyampaikan pernyataan itu dalam pertemuan daring Partai Progresif Demokratik pimpinannya pada Rabu (26/05/2021).

Ia mengatakan bahwa Taiwan tengah bernegosiasi dengan AstraZeneca dari Inggris, Moderna dari Amerika Serikat, serta BioNTech dari Jerman. Disebutkannya bahwa vaksin AstraZeneca dan Moderna telah dipesan.

Tsai mengungkapkan bahwa Taiwan hampir mencapai kesepakatan dengan BioNTech, tetapi tidak berhasil menandatangani kontrak karena campur tangan Beijing.

Sebuah perusahaan farmasi Cina dilaporkan menyatakan siap untuk menyediakan vaksin BioNTech bagi Taiwan. Namun, Tsai mengindikasikan keengganan untuk menerima tawaran tersebut. Ia mengatakan bahwa membeli vaksin itu secara langsung dari produsen aslinya adalah satu-satunya cara untuk memastikan kualitas dan keamanannya.