Seruan Pembebasan Akademisi Cina Yang Berbasis Di Jepang

Keluarga dan rekan seorang peneliti Cina yang berbasis di Jepang yang tengah ditahan otoritas Cina atas tuduhan terkait mata-mata bersikeras dirinya tidak bersalah dan menyerukan pembebasannya dengan segera.

Mantan profesor di Universitas Pendidikan Hokkaido, Yuan Keqin, mengunjungi Cina pada 2019 ketika ia ditahan oleh otoritas atas dugaan terlibat spionase dan kemudian didakwa.

Putra Yuan dan para rekan peneliti mengadakan konferensi pers di kantor pemerintah daerah Hokkaido pada Selasa (25/05/2021). Putra Yuan lahir dan dibesarkan di Jepang.

Dalam konferensi pers itu ia menyampaikan bahwa seorang pengacara diizinkan bertemu ayahnya untuk pertama kalinya pada bulan ini dan bahwa pengacara tersebut memastikan Yuan dalam kondisi sehat.

Putra Yuan mengatakan ayahnya dilaporkan memberi tahu pengacara bahwa ia berniat menyatakan diri tidak bersalah dalam persidangannya.

Klaim tersebut berlawanan dengan sejumlah komentar oleh juru bicara bagi Kementerian Luar Negeri Cina yang memberi tahu wartawan pada bulan lalu bahwa Yuan telah mengakui tuduhan itu secara penuh.

Putranya mengatakan Yuan tidak melemah, tetapi berjuang sendirian demi membersihkan namanya dari tuduhan palsu. Ia berharap ayahnya akan dinyatakan tidak bersalah dan segera dibebaskan, serta ia ingin melihatnya dalam kondisi sehat.