AS & Iran Kembali Lanjutkan Pembicaraan Atas Kesepakatan Nuklir

Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali melanjutkan pembicaraan tidak langsung yang ditujukan pada pembangkitan kembali kesepakatan nuklir 2015.

Kedua negara tersebut memulai kembali pembicaraan tersebut pada Selasa (25/05/2021) di Wina. Uni Eropa dan pihak lainnya menjadi perantara dialog tersebut yang diadakan sesekali sejak awal April.

Pelanjutan diskusi tersebut muncul sehari setelah Iran dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sepakat untuk memperpanjang kesepakatan atas pemantauan lokasi nuklir Iran hingga 24 Juni. Kesepakatan tersebut awalnya akan berakhir pada bulan ini.

Seorang juru bicara Uni Eropa menyebutkan kepada wartawan bahwa blok tersebut menerima perpanjangan itu “karena itu tetap membuka ruang bagi proses diplomatik yang sedang berlangsung di Wina.”

Juru bicara tersebut mengatakan, “kami akan melipatgandakan upaya kami sehingga tujuan pembicaraan yang sedang berlangsung dapat tercapai.”

Pihak-pihak tersebut menargetkan untuk merampungkan pembicaraan itu segera setelah seorang konservatif garis keras anti-AS unggul dalam pemilihan presiden Iran yang akan diadakan pada 18 Juni.

Namun, Washington dan Teheran tetap berselisih atas pencabutan sanksi AS.