Sejumlah Gubernur Jepang Ingin Keadaan Darurat Diperpanjang

Jepang mempertimbangkan apakah akan memperhatikan permintaan untuk memperpanjang langkah-langkah pencegahan virus korona. Jumlah kasus serius masih tinggi dan sistem medis mengalami kesusahan karena pemerintah kesulitan meningkatkan program vaksinasi yang lambat dimulai.

Pemerintah memberlakukan keadaan darurat untuk Tokyo, Osaka, Hyogo, dan Kyoto pada satu bulan lalu.

Sejak itu keadaan darurat telah diperluas di sepuluh provinsi. Sebagian besar akan berakhir pada akhir bulan ini, tetapi tidak akan terjadi jika pemimpin provinsi mendapatkan yang diharapkannya.

Gubernur Fukuoka mengatakan telah meminta pemerintah pusat untuk memperpanjang langkah-langkah tersebut.

Para pejabat di Osaka berencana untuk melakukan hal serupa dan tampaknya tetangganya akan mengikuti langkah itu.

Gubernur Osaka Yoshimura Hirofumi mengatakan, “Kami telah memutuskan untuk meminta agar deklarasi keadaan darurat untuk provinsi kami diperpanjang, dengan memperhitungkan bahwa kami masih bergulat dengan penyebaran varian yang mudah menular dan sistem medis kami sangat kewalahan.”

Menteri Kesehatan mengatakan jumlah kasus di Tokyo dan Osaka belum cukup menurun untuk dipertimbangkan pencabutan deklarasi itu.

Ia mengatakan keputusan akhir pemerintah akan berdasarkan atas saran para pakar.

Otoritas kesehatan di penjuru Jepang mengonfirmasi lebih dari 3.900 kasus baru dan 105 kematian pada Selasa (25/05/2021).