Jepang Nantikan Gerhana Bulan Total Setelah Tiga Tahun

Orang-orang di seluruh Jepang menantikan gerhana bulan total pada Rabu (26/05/2021) malam setelah hampir tiga tahun.

Saat terjadi gerhana bulan, matahari, Bumi, dan bulan berada pada satu garis, mengakibatkan bulan tertutup bayangan Bumi.

Observatorium Astronomi Nasional Jepang menyatakan bahwa fenomena tersebut akan dimulai sekitar pukul 6.44 malam waktu setempat pada Rabu di seluruh negeri.

Ditambahkan bahwa gerhana penuh akan terjadi antara pukul 8.09 hingga 8.28 malam di langit bagian tenggara. Bulan akan berwarna merah gelap dalam rentang waktu tersebut.

Gerhana akan berakhir pada sekitar pukul 9.53 malam.

Jepang sebelumnya mengalami gerhana bulan total pada Juli 2018.

Selama gerhana terjadi, bulan akan tampak membesar karena berada di posisi paling dekat dengan Bumi. Dikenal dengan nama “supermoon”, bulan akan terlihat 14 persen lebih besar dibandingkan saat berada di posisi terjauh dari Bumi.

Profesor Madya Observatorium itu, Yamaoka Hitoshi, mengimbau masyarakat untuk menyaksikan pertunjukan kosmis tersebut jika cuaca cerah, terutama karena orang-orang tidak perlu menunggu hingga larut malam atau bangun lebih dini untuk melihatnya. Ia berharap bahwa momen ini akan memicu ketertarikan orang-orang terhadap angkasa luar.