Perkembangan Terbaru Myanmar

Aung San Suu Kyi telah mengisyaratkan partai politiknya yaitu Liga Nasional bagi Demokrasi (NLD) terwujud karena dan bagi rakyat.

Utusan Khusus PBB bagi Myanmar Christine Schraner Burgener menunjukkan dukungannya bagi pemimpin yang tengah diselimuti masalah itu dan mengutarakan keprihatinan mengenai situasi di Myanmar.

Burgener mengatakan para pengunjuk rasa telah mulai beralih dari bertahan menjadi menyerang. Ia mengatakan senjata buatan sendiri sudah terlihat dan mereka telah menerima pelatihan militer dari sejumlah organisasi etnik bersenjata.

Militer Myanmar mengambil alih kekuasaan dari pemerintah yang dipilih secara demokratis pada Februari lalu.

Utusan PBB itu mengatakan lebih dari 800 warga sipil telah tewas sejak kudeta terjadi, sedangkan lebih dari 5.000 orang telah ditahan.

Komisi Pemilihan Umum yang ditunjuk junta militer, Jumat (21/05/2021) lalu mengatakan tengah mempertimbangkan pembubaran NLD. Komisi tersebut menuduh partai itu melakukan kecurangan terkait pemilu Myanmar pada November lalu.

Sementara itu, televisi pemerintah Myanmar menyiarkan gambar-gambar pertama Aung San Suu Kyi sejak kudeta terjadi, saat ia muncul di pengadilan pada Senin (24/05/2021) kemarin.

Pengacaranya mengutip Suu Kyi yang mengatakan bahwa partainya tumbuh dari rakyat dan akan terus ada sepanjang mendapatkan dukungan rakyat.

Dalam perkembangan terkait, organisasi berita independen Frontier telah mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa editor pengelolanya yaitu Danny Fenster telah ditahan di Bandara Yangon pada hari Senin, sesaat sebelum menaiki pesawat menuju Malaysia.

Frontier mengatakan Fenster telah dipindahkan ke penjara di Yangon dan menyerukan agar pria tersebut segera dilepaskan. Media Amerika Serikat (AS) melaporkan Fenster adalah warga negara AS dan Washington sudah mendapat informasi mengenai hal ini.