Jepang Akan Umumkan Pelanggar Karantina

Kementerian Kesehatan Jepang tengah bersiap untuk mengumumkan nama-nama sebagian orang yang telah melanggar peraturan karantina virus korona negara ini.

Peraturan tersebut mengharuskan semua kedatangan dari negara-negara asing untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari saat memasuki Jepang.

Mereka juga diminta menandatangani sebuah dokumen dengan berjanji untuk melaporkan keberadaan dan kondisinya setiap hari selama periode itu, melalui aplikasi ponsel pintar atau cara-cara lainnya.

Namun, kementerian tersebut mengatakan sekitar 100 orang per hari tidak melakukan kewajiban itu. Para pejabat kini berada dalam tahap final persiapan guna menerbitkan secara daring nama-nama sejumlah pelanggar.

Kementerian itu bersikeras bahwa pihaknya memiliki otorisasi untuk mengumumkan nama orang-orang yang mengingkari janjinya. Para pejabat menyampaikan pihaknya telah menahan diri dari melakukan hal tersebut karena khawatir orang-orang itu akan menjadi sasaran penghinaan dan kritik.

Kementerian tersebut sekarang berencana untuk mengubah pandangannya seiring menyebarnya varian-varian virus korona di seluruh dunia. Pihaknya kemungkinan besar akan membatasi pengumuman nama-nama itu bagi orang-orang yang diyakini adalah kasus dengan niat jahat, seperti orang-orang yang tidak mengabarkan otoritas dalam beberapa hari.