Belarus Paksa Pesawat Untuk Mendarat Guna Menahan Aktivis

Otoritas Belarus menahan seorang aktivis pada Minggu (23/05/2021) setelah pesawat yang ditumpanginya dialihkan dan dipaksa mendarat di ibu kota, Minsk.

Media yang kritis terhadap Presiden Alexander Lukashenko melaporkan bahwa Roman Protasevich ditahan di bandara di Minsk.

Media milik pemerintah Belarus mengatakan pesawat maskapai penerbangan Ryanair tengah terbang dari Yunani menuju Lithuania saat dipaksa mendarat darurat di Minsk dengan menyebutkan ada ancaman bom. Namun, tidak ada bahan peledak yang ditemukan di pesawat tersebut.

Pemimpin oposisi Belarus Svetlana Tikhanovskaya mengutuk pemerintahan Lukashenko dengan mengatakan, “Sangat jelas bahwa ini adalah operasi yang dilakukan oleh badan khusus untuk membajak pesawat tersebut guna menangkap aktivis itu.”

Presiden Dewan Eropa Charles Michel dan Organisasi Aviasi Sipil Internasional (ICAO) juga mengutarakan perhatian yang serius melalui Twitter.

Protes massal terjadi di Belarus setelah Lukashenko memenangkan masa jabatan keenam pada pemilu Agustus lalu.

Protasevich melarikan diri dari Belarus ke pengasingan seperti tokoh oposisi lainnya dan mendirikan media yang kritis terhadap pemerintah Lukashenko.