Mantan Korban Penculikan Gelar Kampanye Pemulangan

Seorang warga Jepang mantan korban penculikan yang dipulangkan dari Korea Utara hampir dua dekade lalu kembali menggelar kampanye pemulangan korban penculikan lainnya.

Soga Hitomi bersama ibunya, Miyoshi, diculik agen-agen Korea Utara pada 1978. Soga kembali ke Jepang pada 2002, tetapi keberadaan ibunya masih belum diketahui.

Untuk pertama kalinya dalam dua tahun, Soga mengumpulkan tanda tangan pada Minggu (23/05/2021) di sebuah tempat di kampung halamannya di Kota Sado, Provinsi Niigata. Wanita ini biasanya menggelar kampanye pemulangan segera bagi seluruh korban penculikan setiap tahun. Namun, tahun lalu aktivitasnya terpaksa terhenti akibat penyebaran virus korona.

Soga mengaku frustrasi karena tidak bisa mengumpulkan tanda tangan dukungan dalam waktu yang lama. Ia ingin mengingatkan semua orang di seluruh Jepang untuk tidak pernah melupakan isu ini dan jangan pernah memaafkan Korea Utara atas penculikan tersebut.

Soga mengharapkan perundingan antara Jepang dan Korea Utara bisa dilakukan secepat mungkin.

Ia juga mengenang Yokota Shigeru. Yokota wafat tahun lalu setelah puluhan tahun berjuang untuk mengembalikan anak perempuannya, Megumi, yang diculik oleh agen-agen Korea Utara.

Ia menegaskan kembali seruannya untuk menuntaskan isu penculikan. Ia menambahkan bahwa waktunya akan segera berakhir karena para anggota keluarga penculikan yang semakin menua.