Gencatan Senjata Israel-Hamas Dipantau Dengan Saksama

Masyarakat internasional memantau dengan saksama gencatan senjata antara Israel dan kelompok Islamis Palestina Hamas yang telah berlangsung selama tiga hari.

Mesir memediasi gencatan senjata tersebut dengan dukungan dari Amerika Serikat (AS) guna mengakhiri pertempuran sengit selama 11 hari.

Namun, masih terdapat kekhawatiran atas kemungkinan kembali terjadinya ketegangan. Pasukan keamanan Israel dan warga Palestina bentrok di Yerusalem pada Jumat (21/05/2021) yaitu hari gencatan senjata diberlakukan.

Media resmi Palestina melaporkan bahwa satu delegasi Mesir menggelar pertemuan dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas pada Sabtu (22/05/2021) guna membahas cara-cara memperkuat gencatan senjata.

AS akan segera mengutus Menteri Luar Negeri Antony Blinken untuk mengadakan pertemuan dengan otoritas Israel dan Palestina.

Deputi Koordinator Khusus bagi Proses Perdamaian Timur Tengah PBB, Lynn Hastings, melawat ke Jalur Gaza yang dikuasai oleh Hamas. Jalur Gaza porak-poranda oleh serangan udara Israel. Hastings juga merupakan koordinator kemanusiaan bagi wilayah Palestina.

Hastings menilai kerusakan dan mengatakan terdapat banyak kebutuhan, termasuk penampungan dan layanan kesehatan. Ia menambahkan bahwa PBB dan badan bantuan lain seperti LSM akan mengumpulkan dan memprioritaskan sumber daya bagi rekonstruksi Gaza.