Vaksinasi Bagi Atlet Olimpiade Dipercepat

Dengan dua bulan menjelang pembukaan Olimpiade Tokyo, vaksinasi virus korona bagi atlet, pelatih, dan staf internasional tengah dipercepat.

Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan panitia penyelenggara Tokyo mengungkapkan komitmennya untuk menggelar ajang itu secara selamat dan aman.

IOC memimpin vaksinasi bagi para peserta Olimpiade di tengah ketidakpastian apakah pandemi akan dapat dikendalikan di seluruh dunia.

Pfizer dan vaksin-vaksin lainnya akan dibagikan kepada para peserta melalui komite Olimpiade nasional di seluruh dunia secara gratis.

Sebuah organisasi komite Olimpiade Amerika Utara dan Selatan berupaya memperoleh 6.000 dosis vaksin sekali suntikan untuk diberikan di bandara-bandara Amerika Serikat.

Presiden IOC Thomas Bach mengatakan sekurangnya 80 persen atlet, pelatih, dan staf lainnya yang akan tinggal di Perkampungan Olimpiade diperkirakan akan mendapatkan sekali suntikan vaksinasi sebelum ajang tersebut.

Sebuah program vaksinasi juga direncanakan di Jepang bagi delegasi Olimpiade nasional.

Komite Olimpiade Jepang dijadwalkan akan memulai program vaksinasi pada bulan Juni. Vaksin-vaksin termasuk buatan Pfizer akan disediakan bagi Jepang secara terpisah dari vaksin untuk masyarakat umum.

Atlet-atlet Jepang yang tampil atau kemungkinan akan tampil di Olimpiade serta staf berhak mendapatkan sekali suntikan. Vaksinasi tidak wajib bagi mereka.