Biden Tandatangani RUU Kejahatan Kebencian

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menandatangani sebuah rancangan undang-undang (RUU) kejahatan kebencian menyusul serangkaian serangan kekerasan terhadap warga Amerika keturunan Asia sejak awal pandemi virus korona.

Kongres AS meloloskan RUU itu guna mencegah kejahatan kebencian berdasarkan diskriminasi rasial dan prasangka.

Dalam sebuah upacara penandatanganan pada Kamis (20/05/2021) Biden mengatakan, "Selama berabad-abad, warga Amerika keturunan Asia, penduduk asli Hawaii, penduduk pulau Pasifik, masyarakat yang beragam dan dinamis telah membantu membangun negara ini. Namun, sering kali dilangkahi, dilupakan, dan diabaikan." Biden juga mengatakan bahwa, "Diam berarti ikut terlibat. Kita tidak bisa terlibat. Kita harus bersuara. Kita harus bertindak."

Biden menekankan bahwa RUU ini akan mendukung pelatihan bagi para aparat kepolisian oleh pemerintah daerah.

Namun, sejumlah kelompok hak asasi manusia AS menyerukan aksi yang lebih drastis dengan mengatakan bahwa terdapat peningkatan laporan tindakan diskriminasi yang tidak diakui sebagai kejahatan kebencian.