Taiwan Berupaya Percepat Vaksinasi

Taiwan berupaya untuk mempercepat pemberian vaksin virus korona di tengah lonjakan kasus baru-baru ini.

Pejabat negara itu melaporkan 240 kasus baru pada Selasa (18/05/2021), tidak termasuk mereka yang baru kembali dari luar negeri. Jumlah korban meninggal bertambah dua, sehingga total menjadi 14 jiwa.

Otoritas menghentikan kelas tatap muka di sekolah. Taiwan juga melarang masuk orang asing yang tidak memiliki status kependudukan yang sah mulai Rabu (19/05/2021).

Sejauh ini, 220.000 orang atau 0,9 persen dari populasi, telah menerima setidaknya satu dosis vaksin virus korona. Otoritas mengatakan telah memperoleh secara efektif 20 juta dosis. Namun, sejauh ini baru 300.000 yang telah dikirimkan ke negara itu.

Pada Selasa, Presiden Tsai Ing-wen meminta warga agar tidak khawatir dengan mengatakan pembelian vaksin dari luar negeri melalui berbagai jalur itu akan tiba secara bertahap. Ia juga mengatakan pemerintahnya berharap vaksin pertama yang dikembangkan di Taiwan akan tersedia selambatnya pada akhir Juli.