Dubes Myanmar Di PBB: Putus Aliran Dana Ke Militer

Duta besar Myanmar untuk PBB mendesak masyarakat internasional untuk memutuskan aliran dana ke militer negara tersebut.

Kyaw Moe Tun mengungkap hal itu dalam wawancara eksklusif bersama NHK. Ia tetap menduduki posisi ini meski ia dilaporkan telah dipecat oleh militer karena mengeluarkan pernyataan kecaman saat Sidang Umum PBB.

Ia menyerukan masyarakat internasional untuk menghentikan investasi dan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan militer guna menghentikan pemberantasan terhadap warga yang memprotes kudeta Februari.

Kyaw Moe Tun mengatakan, “Setiap aliran dana yang masuk ke jaringan militer harus diputus secepatnya.” Ia menambahkan bahwa dana tersebut akan digunakan oleh militer untuk membunuh warga Myanmar.

Ia menyerukan dukungan bagi pemerintahan persatuan nasional yang dibentuk oleh mereka yang menentang rezim militer. Ia juga meminta negara-negara di kawasan untuk menampung para pengungsi yang terpaksa meninggalkan kediaman mereka akibat aksi militer, seperti serangan udara.