Cina Minta Jepang Adil Selidiki Vandalisme di Kuil Yasukuni

Kementerian Luar Negeri Cina meminta Jepang untuk melakukan penyelidikan yang adil terhadap seorang pria Cina yang ditangkap karena kasus grafiti di Kuil Yasukuni, Tokyo.

Kuil ini menghormati korban perang Jepang. Mereka yang dikenang termasuk para pemimpin yang dihukum karena kejahatan perang setelah Perang Dunia Kedua.

Grafiti dengan cat semprot merah bertuliskan "toilet" tersebut ditemukan pada pilar batu di pintu masuk kuil pada 1 Juni.

Polisi menangkap pria Cina, yang kedapatan membeli cat semprot kaleng, atas dugaan vandalisme properti dan menodai tempat ibadah. Polisi juga memasukkan dua pria Cina lainnya ke dalam DPO yang dicurigai sebagai pelaku.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina Lin Jian saat konferensi pers Rabu (10/07/2024) menolak berkomentar terkait kemungkinan Cina dan Jepang bekerja sama dalam penyelidikan kasus ini.

Namun, Lin mengatakan bahwa pejabat dari Kedutaan Besar Cina di Tokyo telah bertemu dengan pria yang ditangkap tersebut, dan bahwa Beijing telah meminta Jepang untuk melakukan penyelidikan yang adil berdasarkan hukum.

Ia mengatakan bahwa Kemenlu Cina mengimbau warganya yang berada di luar negeri untuk mematuhi undang-undang dan peraturan setempat, serta menyampaikan keluhan mereka secara rasional.