Konferensi Tuna Sirip Biru Pasifik Memfokuskan Peningkatan Kuota

Konferensi internasional mengenai pengelolaan stok tuna sirip biru Pasifik telah dimulai di Kota Kushiro, di prefektur paling utara Jepang, Hokkaido.

Konferensi dimulai pada Rabu (10/07/2024) dan akan berlangsung hingga Selasa (16/07/2024) depan.

Delegasi dari 13 negara dan kawasan, seperti Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Taiwan, ikut serta dalam pertemuan tersebut.

Stok tuna sirip biru Pasifik menurun drastis terutama karena penangkapan ikan yang berlebihan. Namun, stoknya kini mulai pulih berkat upaya pengelolaan internasional.

Pada konferensi tersebut, Jepang menyerukan penambahan kuota penangkapan tuna sirip biru di Samudera Pasifik bagian barat dan tengah, termasuk perairan sekitar Jepang.

Jepang mengusulkan peningkatan kuota sebesar 130 persen untuk tuna sirip biru besar dengan berat 30 kilogram atau lebih, serta peningkatan sebesar 30 persen kuota untuk tuna sirip biru berukuran kurang dari 30 kilogram.

Menteri Perikanan Jepang Sakamoto Tetsushi mengirimkan pesan video pada konferensi tersebut yang mengatakan bahwa ketika upaya untuk mengelola stok membuahkan hasil, pihak terkait akan merasakan hasilnya. Ia mengatakan sangat mengharapkan kesepakatan mengenai langkah-langkah yang tepat untuk pemulihan stok yang cepat dan besar.

Namun, masih harus dilihat apakah para peserta akan mencapai kesepakatan, karena beberapa delegasi menyuarakan kekhawatiran mengenai peningkatan kuota yang begitu besar.