23 Tewas dan 33 Hilang dalam Bencana Tanah Longsor di Sulawesi

Badan SAR Nasional Indonesia menyatakan sedikitnya 23 orang tewas dan 33 lainnya hilang setelah hujan lebat memicu tanah longsor di Pulau Sulawesi.

Bencana tersebut terjadi pada Minggu (07/07/2024) di sebuah tambang emas ilegal di Provinsi Gorontalo. Banyak orang yang terkena dampak diyakini adalah penambang dan penduduk setempat.

Otoritas melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan. Namun, pihaknya mengatakan jalan-jalan yang tertutup tanah longsor menghambat upaya tersebut.

Otoritas setempat mendesak masyarakat agar tetap waspada karena hujan lebat kemungkinan terus berlanjut.

Pada Mei lalu, banjir dan tanah longsor akibat hujan lebat menewaskan 16 orang di Sulawesi.