Rencana Peluncuran Layanan Medis Pascabencana di Kapal

Pemerintah Jepang berencana meluncurkan sistem untuk menyediakan layanan medis di kapal laut jika terjadi bencana skala besar.

Pemerintah menjelaskan bahwa untuk bersiap menghadapi keadaan darurat seperti itu, langkah-langkah harus diperkuat, dengan mempertimbangkan karakteristik geografis Jepang yang juga dikelilingi oleh lautan.

Perdana Menteri Kishida Fumio menginstruksikan para menteri terkait pada pertemuan satuan tugas pertama pada Selasa (09/07/2024) untuk menyusun draf rencana terperinci sebelum akhir tahun.

Kishida mengatakan kapal-kapal digunakan setelah gempa dahsyat pada 1 Januari di Semenanjung Noto untuk mengangkut barang-barang bantuan dan untuk sementara menampung para korban yang selamat. Ia mengatakan penggunaan kapal untuk memberikan layanan medis harus direalisasikan.

Pemerintah berencana mulai mengoperasikan sistem ini pada tahun fiskal 2025 yang dimulai bulan April mendatang, dengan mempertimbangkan gagasan untuk menggunakan kapal feri milik swasta.

Diskusi diperkirakan akan terus berlanjut mengenai penggunaan kapal jika terjadi wabah penyakit menular, dengan memperhitungkan pelajaran yang didapat dari pandemi virus korona.