Serangan Rusia Tewaskan Lebih dari 33 Orang di Ukraina

Militer Rusia melancarkan serangan besar-besaran di Ukraina yang menewaskan 37 orang, termasuk sebuah rumah sakit anak-anak di Kyiv rusak berat akibat serangan tersebut.

Daerah-daerah termasuk ibu kota Ukraina, Kyiv, serta Dnipropetrovsk dan Donetsk di Ukraina timur terkena dampak paling parah pada Senin (08/07/2024).

Di Kyiv, gedung apartemen dan bangunan lainnya dihantam rudal di penjuru tujuh distrik di pusat kota tersebut. Para pejabat mengatakan 22 orang tewas dan lebih dari 70 lainnya terluka.

Rumah sakit anak-anak Okhmatdyt di Kyiv juga diserang. Layanan Darurat Negara Ukraina mengatakan serangan itu menyebabkan dua orang tewas dan 50 lainnya terluka.

Otoritas keamanan Ukraina mengecam Rusia karena menyerang rumah sakit dengan rudal jelajah.

Seorang dokter yang berada di sana pada saat penyerangan mengatakan kepada NHK bahwa ia mendengar ledakan keras dan pecahan kaca jendela hampir menimpa dirinya. Ia mengatakan rekan dokternya meninggal dan serangan itu merupakan tindakan kriminal besar.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di media sosial pada Senin bahwa pasukan Rusia menyerang fasilitas industri militer dan pangkalan udara Ukraina dengan senjata presisi jarak jauh. Kementerian menambahkan bahwa hal ini merupakan respons terhadap upaya Ukraina dalam menyerang fasilitas energi di Rusia.

Angkatan udara Ukraina mengatakan pihaknya mencegat 30 dari 38 rudal Rusia yang diluncurkan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menulis di media sosial bahwa "seluruh dunia harus mengerahkan tekad untuk mengakhiri serangan Rusia".