PBB Prihatin atas Perintah Evakuasi Baru Israel ke Gaza

PBB menyatakan keprihatinan yang kuat atas perintah evakuasi terbaru yang dikeluarkan militer Israel terhadap orang-orang di Gaza selatan.

Militer Israel pada Senin (01/07/2024) memerintahkan orang-orang di Khan Younis, Rafah, dan wilayah lain di selatan untuk segera pergi.

Dalam konferensi pers rutin pada Selasa (02/07/2024), Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan perintah tersebut berlaku untuk wilayah seluas 117 kilometer persegi atau sekitar sepertiga dari Jalur Gaza.

Ia mengatakan sekitar 250.000 orang akan dipaksa mengungsi, menjadikannya evakuasi terbesar sejak Oktober saat pertempuran dimulai dan penduduk diperintahkan meninggalkan Gaza utara.

Dujarric mengatakan evakuasi dalam skala besar hanya akan menambah penderitaan warga sipil dan meningkatkan kebutuhan kemanusiaan.

Koordinator Senior Kemanusiaan dan Rekonstruksi PBB untuk Gaza Sigrid Kaag melaporkan dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB pada Selasa bahwa 1,9 juta orang di seluruh Gaza menjadi pengungsi.

Kaag mengatakan perintah evakuasi baru ini berdampak besar terhadap penduduk sipil dan tidak ada tempat yang aman di Gaza.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bulan lalu mengatakan fase pertempuran sengit di Jalur Gaza akan segera berakhir.

Namun, beberapa media mengatakan militer Israel terus melakukan serangan di berbagai wilayah seiring upaya Hamas untuk berkumpul kembali.