Editorial The New York Times Serukan Biden Mundur dari Pilpres

The New York Times dalam editorialnya meminta Presiden Joe Biden untuk mundur dari pemilihan presiden tahun ini, dengan menekankan pada "kemampuannya yang tidak seimbang" setelah debat yang disiarkan di televisi.

Surat kabar terkemuka AS itu pada Jumat (28/06/2024) menerbitkan editorial dengan tajuk, "Untuk mengabdi pada negaranya, Presiden Biden harus mundur dari pemilihan".

Saat debat dengan mantan presiden Donald Trump pada Kamis (27/06/2024), suara Biden berubah menjadi serak. Ia kehilangan kata-kata selama beberapa detik dan sering kesulitan menangkal kritik Trump.

Kinerja Biden itu dilaporkan mendorong beberapa anggota Partai Demokrat untuk mengungkapkan keraguannya dalam penunjukan Biden sebagai calon mereka.

Editorial The New York Times mengatakan bahwa mengingat bahaya yang ditimbulkan Trump, pertaruhan bagi negara, dan kemampuan Biden yang tidak seimbang, AS memerlukan lawan yang lebih kuat dalam menghadapi calon presiden dari Partai Republik tersebut.

Media itu menyatakan, "Mencari calon baru dari Partai Demokrat selarut ini dalam kampanye adalah keputusan yang tidak bisa dianggap enteng."

Namun, dikatakan bahwa jalan paling jelas bagi Partai Demokrat adalah mengakui kalau Biden tidak dapat melanjutkan pencalonannya, dan menciptakan proses untuk memilih seseorang yang lebih mampu menggantikan Biden agar bisa mengalahkan Trump pada November.

Sementara itu, Biden berjanji untuk terus berjuang. Saat berada di negara bagian selatan AS, Carolina Utara, pada Jumat, ia mengatakan, “Ketika Anda terjatuh, Anda bangkit kembali.”

Fokusnya sekarang adalah apakah editorial surat kabar yang dibaca oleh banyak anggota Partai Demokrat tersebut akan memberikan tekanan lebih besar pada Biden untuk mundur dari pemilu.