Marinir AS Didakwa atas Dugaan Pelecehan Seksual di Okinawa

Terungkap satu lagi insiden yang melibatkan personel militer Amerika Serikat (AS) di Prefektur Okinawa, Jepang, tempat sekitar 70 persen fasilitas militer AS terkonsentrasi.

Sumber-sumber investigasi di Okinawa mengatakan bahwa pada awal bulan ini, seorang anggota Korps Marinir AS didakwa melakukan percobaan pelecehan seksual.

Pada 17 Juni, jaksa Distrik Naha mendakwa Kopral Lance yang berusia 21 tahun. Para pejabat mengatakan ia ditangkap pada Mei karena diduga mencoba melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita dan melukainya.

Hal ini terjadi setelah insiden lainnya yang melibatkan anggota Angkatan Udara AS yang juga berbasis di Okinawa.

Awal pekan ini, terungkap bahwa seorang pilot berusia 25 tahun didakwa pada Maret lalu karena melakukan pelecehan seksual terhadap seorang gadis di bawah umur.

Pada Kamis (27/06/2024), pemerintah Prefektur Okinawa melayangkan protes kepada pasukan AS atas insiden tersebut.

Gubernur Okinawa Tamaki Denny berbicara kepada wartawan pada Jumat (28/06/2024) tentang kasus terbaru yang melibatkan Korps Marinir AS. Ia mengatakan bahwa ia merasakan kemarahan yang tak terlukiskan.

Ia juga menyebutkan perlunya mengkaji sistem komunikasi untuk memberi tahu prefektur itu tentang insiden yang melibatkan personel militer AS.

Okinawa telah mengalami sejumlah insiden yang melibatkan personel militer AS. Protes terhadap situasi tersebut kemungkinan akan meningkat setelah terungkapnya tuduhan pelecehan seksual di prefektur tersebut baru-baru ini.