"BlackSuit" Klaim Serangan Siber terhadap Penerbit Kadokawa

Kelompok peretas bernama "BlackSuit" mengatakan telah mencuri data dari penerbit besar Jepang Kadokawa melalui serangan siber. Demikian informasi yang didapatkan NHK.

Kelompok tersebut dilaporkan mengunggah pernyataan di situs web gelap pada Kamis (27/06/2024) yang mengeklaim bahwa pihaknya telah memperoleh akses ke jaringan Kadokawa.

Para pakar yang memeriksa situs web gelap mengatakan kelompok itu mengeklaim telah mengunduh sekitar 1,5 terabita data, termasuk rencana bisnis dan informasi terkait pengguna platform.

Para pakar menambahkan bahwa kelompok tersebut mengancam akan memublikasikan data tersebut paling cepat 1 Juli jika uang tebusan tidak dibayarkan.

Kadokawa mengatakan beberapa situs web grup tersebut mengalami gangguan layanan setelah server di pusat datanya terkena serangan siber besar, termasuk ransomware, pada 8 Juni.

Dikatakan bahwa insiden tersebut berdampak pada operasi kelompok itu, termasuk platform berbagi video Niconico serta bisnis penerbitannya.

Kadokawa mengatakan kepada NHK bahwa pihaknya telah meminta para pakar untuk menyelidiki kemungkinan kebocoran informasi.

Dikatakan tidak ada kebocoran data kartu kredit yang terjadi karena informasi tersebut tidak disimpan dalam sistemnya.

Perusahaan itu juga berharap memperoleh informasi yang lebih akurat pada Juli, dan akan membuat pengumuman segera setelah informasi tersebut tersedia.