Panglima Militer Israel: Operasi Rafah Hampir Berakhir

Panglima militer Israel mengindikasikan bahwa operasi darat di Gaza selatan hampir berakhir. Pasukan Pertahanan Israel pada Senin (24/06/2024) merilis analisis operasi di Rafah oleh Kepala Staf Umum Letnan Jenderal Herzi Halevi.

Halevi mengatakan pasukan tersebut memiliki tingkat pencapaian yang sangat tinggi dari pertempuran di Rafah. Ia menambahkan bahwa militer Israel jelas mendekati titik yang memungkinkan untuk mengatakan pihaknya telah membubarkan Brigade Rafah, mengacu pada unit Hamas di Rafah.

Namun, dalam sebuah unggahan di media sosial pada Selasa (25/06/2024), Hamas menyatakan telah menyerang militer Israel di Rafah. Kelompok Islam tersebut bersikeras bahwa Israel menolak proposal untuk negosiasi gencatan senjata dan pembebasan sandera.

Jaringan berita satelit yang berbasis di Qatar, Al Jazeera, melaporkan pada Selasa bahwa militer Israel mengebom rumah keluarga pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh di Gaza utara, menewaskan sedikitnya 10 orang.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Israel menyatakan Menteri Pertahanan Yoav Gallant bertemu dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken di Washington pada Senin. Disebutkan bahwa keduanya membahas alternatif pemerintahan di Gaza dan situasi keamanan yang melibatkan kelompok militan Syiah Hizbullah yang berbasis di Lebanon.