Survei Mengukur Dampak Gempa Noto terhadap Fungsi Kognitif

Sekelompok peneliti tengah melakukan survei terhadap lansia mengenai dampak gempa Semenanjung Noto terhadap fungsi kognitif.

Para peneliti dari Universitas Kanazawa dan lembaga lainnya melakukan survei di wilayah Kota Nanao, Prefektur Ishikawa, di pesisir Laut Jepang. Gempa besar melanda wilayah tersebut pada 1 Januari lalu yang menyebabkan kerusakan parah.

Para peneliti meminta sekitar 2.400 penduduk berusia 65 tahun ke atas untuk berpartisipasi dalam survei tersebut.

Pada Senin (24/06/2024), sekitar 80 orang berkumpul di sebuah pusat kesejahteraan. Mereka mendapatkan pemeriksaan kesehatan, termasuk tes fungsi kognitif dan tes darah untuk mencari zat yang diyakini terkait dengan demensia.

Para peneliti juga menyampaikan pertanyaan kepada peserta mengenai perubahan dalam hidup mereka, seperti kerusakan rumah dan penggunaan tempat pengungsian. Warga juga ditanyai perasaannya terhadap keadaan saat ini.

Universitas Kanazawa mulai melakukan survei epidemiologi mengenai demensia di wilayah tersebut 18 tahun lalu.

Para peneliti mengatakan dapat mempelajari dampak gempa secara saksama terhadap fungsi kognitif lansia dengan membandingkan data sebelum dan sesudah bencana.

Mereka berencana melakukan survei selama tiga tahun dan akan menggunakan peralatan pencitraan diagnostik untuk memeriksa fungsi otak.