Perusahaan Pakaian Jepang Jual Produk Bekas untuk Kurangi Limbah

Perusahaan-perusahaan di industri fesyen Jepang meningkatkan upaya mengurangi limbah dengan menjual kembali pakaian bekas mereknya dengan kondisi cukup baik.

Salah satunya, Sanyo Shokai, mulai menjual pakaian bekas di Tokyo pada Jumat (21/06/2024).

Perusahaan itu mengumpulkan pakaian yang dibawa pelanggan ke gerai atau toserbanya dengan imbalan kupon senilai 500 yen, atau sekitar 3 dolar, per barang.

Staf memeriksa kain untuk memastikan ada bagian yang rusak atau berubah warna dan menyetrikanya sebelum dijual kembali. Sanyo Shokai mengatakan barang bekasnya memenuhi standar kualitas.

Pejabat Eksekutif Senior Sanyo Shokai Matsuo Minehide mengatakan, "Hal terpenting bagi kami adalah mengambil inisiatif dalam berkontribusi terhadap siklus sumber daya melalui penggunaan kembali pakaian."

Raksasa produsen pakaian Uniqlo telah mendaur ulang bahan-bahan dari barang lama mereknya yang dikumpulkan. Kini perusahaan itu juga menjual kembali pakaian bekas yang awalnya sebagai uji coba.

Perusahaan tersebut menawarkan barang-barang itu dengan harga rendah atau menjualnya kembali dengan harga yang kira-kira sama dengan produk baru.