Jepang Sampaikan Keprihatinan kepada Rusia Terkait Korea Utara

Seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Jepang mendesak Rusia agar segera menghentikan invasinya ke Ukraina. Ia juga menyinggung peningkatan hubungan Rusia dengan Korea Utara.

Direktur Jenderal Biro Urusan Eropa Kementerian Luar Negeri Jepang Nakagome Masashi bertemu dengan Direktur Departemen Asia Ketiga Kementerian Luar Negeri Rusia Lyudmila Vorobyova di Moskwa pada hari Jumat (21/06/2024).

Kunjungan Nakagome ke Moskwa disebut sebagai pertemuan pertama pada tingkat ini sejak invasi terhadap Ukraina dimulai.

Dalam pertemuan tersebut, Nakagome menyerukan penghentian segera aksi militer Rusia di Ukraina, dan menggambarkan invasi tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.

Selain itu, Nakagome menyinggung lawatan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Korea Utara dalam pekan ini, saat kedua negara menandatangani perjanjian baru. Ia mengatakan Jepang prihatin dengan langkah-langkah memajukan kerja sama militer antara Rusia dan Korea Utara.

Nakagome juga membahas isu-isu yang berkaitan dengan Wilayah Utara. Ia menyerukan dilanjutkannya kembali program yang memungkinkan warga Jepang mengunjungi makam leluhur mereka di pulau-pulau tersebut dan memulai kembali perjanjian yang mengizinkan kapal nelayan Jepang beroperasi dengan aman di wilayah itu.

Rusia menguasai empat pulau tersebut. Jepang mengeklaimnya. Pemerintah Jepang menyatakan pulau-pulau itu diduduki secara ilegal setelah Perang Dunia Kedua.

Setelah pertemuan tersebut, Kementerian Luar Negeri Rusia mengumumkan bahwa pihaknya memberikan penilaian mendasar kepada pihak Jepang mengenai kondisi hubungan bilateral saat ini, yang telah merosot ke tingkat rendah yang belum pernah terjadi sebelumnya akibat apa yang disebutnya sebagai kebijakan bermusuhan yang dilakukan oleh pemerintahan Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio.

Kementerian Luar Negeri Rusia juga memperingatkan bahwa Rusia akan terus merespons dengan tindakan balasan yang paling keras terhadap sanksi apa pun yang dijatuhkan Jepang terhadap Rusia.