Unjuk Rasa Anti-AS di Korut Menjelang Peringatan Perang Korea

Para pekerja di Korea Utara mengadakan unjuk rasa anti-Amerika Serikat (AS) menjelang peringatan 74 tahun dimulainya Perang Korea.

Surat kabar milik Partai Pekerja yang berkuasa di Korea Utara, Rodong Sinmun, melaporkan pada Jumat (21/06/2024) bahwa aksi massa tersebut berlangsung sehari sebelumnya di Provinsi Hwanghae Selatan di barat daya negara tersebut.

Perang Korea pecah pada tanggal 25 Juni 1950.

Surat kabar tersebut menggambarkan unjuk rasa anti-AS sebagai unjuk rasa yang bertekad membalas dendam.

Para pekerja itu berjanji memenuhi misi mereka guna lebih memperkuat kemampuan pertahanan dan daya penggentar negara untuk menghukum AS dan para pengikutnya.

Mereka juga menyatakan tekadnya untuk meningkatkan produksi pasokan militer dan berkontribusi dalam meningkatkan kekuatan militer negaranya.

Televisi Sentral Korea yang dikelola pemerintah pada Jumat menayangkan rekaman pertemuan hari Rabu (19/06/2024) antara Kim dan Presiden Rusia Vladimir Putin, yang melawat Korea Utara untuk pertama kalinya dalam 24 tahun.

Ada kekhawatiran bahwa kerja sama dengan Rusia akan mendorong Pyongyang untuk meningkatkan aktivitas militernya. Negara-negara terkait menerapkan kewaspadaan tinggi.