Hizbullah Peringatkan Israel atas Perang jika Lebanon Diinvasi

Militer Israel dan kelompok Muslim Syiah Hizbullah di Lebanon yang bertetangga saling terus menyerang selama berhari-hari. Kekhawatiran meningkat bahwa situasi akan makin memburuk dengan kemungkinan serangan Hizbullah ke Israel utara.

Di Jalur Gaza, militer Israel melanjutkan serangannya terhadap kelompok Hamas. Hizbullah menunjukkan solidaritasnya dengan kelompok itu. Militer Israel mengumumkan pada Kamis (20/06/2024) bahwa serangan udara di Gaza utara telah menewaskan seorang komandan pasukan Hamas.

Otoritas kesehatan Gaza mengatakan 35 orang tewas pada serangan Israel dalam waktu 24 jam.

Israel juga membunuh seorang komandan Hizbullah dengan serangan udara di Lebanon pada Kamis. Hizbullah membalas pada hari yang sama dengan menembakkan roket ke arah Israel.

Pada Rabu (19/06/2024), pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah mengatakan dalam pidatonya bahwa jika perang terjadi di Lebanon, pihaknya akan berperang tanpa peraturan dan batasan. Ia memperingatkan bahwa invasi ke bagian utara Israel akan tetap terjadi jika konfrontasi meningkat.

Associated Press melaporkan bahwa serangan Israel telah menewaskan lebih dari 400 orang di Lebanon, termasuk petempur Hizbullah dan warga sipil. Media tersebut juga mengatakan bahwa 16 tentara dan 11 warga sipil tewas di Israel utara.